Home Teknologi Informasi Komunikasi Mengenal Apa Itu BIOS dalam Komputer

Mengenal Apa Itu BIOS dalam Komputer

0

A. Pengertian BIOS

BIOS (Basic Input Output System) adalah suatu program pada komputer yang dibuat menggunakan bahasa rakitan (Assembly) dimana fungsinya adalah untuk mengatur hardware pada perangkat komputer.

Umumnya BIOS tertanam pada chip memory flash (ROM) yang diterbuat dari bahan complementary metal oxide semiconductor (CMOS) yang ada pada motherboard komputer. Pada motherboard terdapat baterai CMOS yang berfungsi untuk menjaga pengaturan tanggal dan pengaturan lainnya di komputer sehingga tidak hilang setelah user mematikan (shut down) komputer.

Meskipun fungsinya penting, kebanyakan pengguna komputer tidak mengetahui apa itu BIOS dan bagaimana cara kerjanya karena memang sangat jarang dioperasikan. BIOS menjalankan beberapa tugas penting, seperti memuat sistem operasi (booting) dan menyediakan instruksi pada mikroprosessor saat proses startup komputer berlangsung.

Cara kerja BIOS dimulai dari proses inisialisasi dimana pengguna dapat mengetahui informasi spesifikasi komputer, seperti memory, jenis dan kapasitas hardisk, kartu VGA, dan informasi lainnya. BIOS juga melakukan pemeriksaan terhadap device ROM lainnya, seperti hardisk serta melakukan pengetesan RAM. Selanjutnya, BIOS mencari lokasi booting untuk memasuki sistem operasi yang terpasang pada komputer.

B. Fungsi BIOS Pada Komputer

Hakikatnya BIOS berfungsi untuk memberikan instruksi yang dikenal dengan istilah POST (Power On Selft Test) yaitu perintah untuk menginisialisasi dan mengidentifikasi perangkat sistem komputer seperti CPU, RAM, VGA Card, Keyboard dan Mouse, Hardisk drive, Optical (CD/DVD) drive dan hardware lainnya pada saat komputer mulai booting.

Berdasarkan pengertian BIOS, berikut ini beberapa fungsi BIOS pada komputer diantaranya:

  • Mengindentifikasi semua hardware / perangkat keras yang terpasang pada komputer.
  • Inisialisai dan pengujian terhadap semua perangkat yang terpasang (dalam proses yang dikenal dengan istilah POST – Power On Self Test)
  • Mengeksekusi MBR (Master Boot record) Yang berada pada sektor pertama pada hardisk, yang fungsinya untuk memanggil sistem operasi dan menjalankannya.
  • Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer seperti tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting/urutan booting, kinerja, serta kestabilan komputer.
  • Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.

C. Komponen-Komponen BIOS

Agar BIOS dapat menjalankan fungsinya dengan baik maka dibutuhkan komponen-komponen penting.  Berikut ini beberapa komponen-komponen di dalam BIOS komputer:

  • Program BIOS Setup adalah program yang berfungsi untuk mengubah konfigurasi suatu komputer sesuai dengan keinginan pengguna (user), seperti tipe hardisk, manajemen daya, disk drive, dan lain-lain.
  • Driver adalah perangkat lunak (software) yang berfungsi sebagai perantara antara komputer dengan hardware agar hardware tersebut dapat digunakan dan berjalan sebagaimana mestinya. Misalnya VGA, input device, processor, dan perangkat lainnya yang masih dalam lingkup DOS.
  • Program Bootstraper Utama adalah program yang berfungsi untuk menjalankan proses booting ke dalam sistem operasi yang telah diinstal sebelumnya pada komputer.

D. Cara Kerja BIOS

Cara kerja BIOS dimulai dari proses inisialisasi, dimana dalam proses tersebut kita bisa melihat jumlah memory yang terpasang, jenis dari hardisk yang digunakan, kapasitas, dan sebagainya. Lalu BIOS akan mencari, menginisialisasi dan menampilkan informasi-informasi dari Kartu Grafis (Graphics Card).

Kemudian akan mengecek device ROM lain seperti hardisk, selanjutnya melakukan pengetesan RAM yaitu memory count up test. Setelah semua test komponen-komponen telah berhasil dilakukan, maka BIOS akan mencari lokasi booting device dan juga sistem operasi.

Baca Juga : Cara Mengatasi Komputer Lemot

E. Jenis-Jenis BIOS

Umumnya BIOS yang digunakan pada komputer berasal dari berbagai macam produsen seperti:

  • Award Software, yang meluncurkan Award BIOS, Award Modular BIOS, dan Award Medallion BIOS
  • Phoenix Technologies, yang meluncurkan Phoenix BIOS, dan setelah melakukan merjer dengan Award Software, meluncurkan Phoenix-Award BIOS.
  • American Megatrends Incorporated (AMI) yang merilis AMI BIOS, dan AMI WinBIOS.
  • Microids Research
  • Para OEM (Original Equipment Manufacturer), seperti Hewlett-Packard/Compaq, IBM/Lenovo, Dell Computer, dan OEM-OEM lainnya.

Akhir Kata…

Itulah dia penjelasan mengenai  pengertian, fungsi, komponen, cara kerja, dan jenis-jenis BIOS. Semoga artikel ini bermanfaat, terima kasih.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here